1. Kegiatan-kegiatan
pokok pelaku ekonomi yang dilakukan oleh pelaku dalam kegiatan perekonomian
a. Kelompok
Rumah Tangga
- Menerima
penghasilan dari perusahaan atau pemerintah berupa upah atau gaji
- Mewarkan
tanah untuk tempat produksi perusahaan dan menerima penghasilan dari sewa tanah
- Menerima
bunga dari lembaga keuangan atau bank atas uang yang mereka simpan
- Membelanjakan
uang mereka ke pasar barang (konsumsi) untuk memenuhi kebutuhan ditunjukkan
oleh aliran 1
- Masuk
dalam pasar uang sebagai pembeli karena kebutuhan uang tunai untuk transaksi
sehari-hari ditunjukkan oleh aliran 8
- Menyediakan
tenaga kerja berupa keahlian untuk pasar tenaga kerja (perusahaan atau
pemerintah) dalam pasar tenaga kerja ditunjukkan oleh aliran 12
- Menyisihkan
penghasilannya untuk disimpan dilembaga-lembaga keuangan ditunjukkan oleh
aliran 14
- Membayar
pajak kepada pemerintah
b. Produsen
atau Perusahaan
- Memproduksi,
mendistribusikan, dan menjual barang di pasar barang (sebagai supplier)
ditunjukkan oleh aliran 3
- Mendistribusikan
dan menjual jasa didalam pasar barang ditunjukkan oleh aliran 10
- Menyewa/menggunakan
faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh kelompok rumah tangga untuk proses
produksi
- Menentukan
pembelian barang-barang modal dan stok barang-barang lain (selaku investor
masuk dalam pasar barang sebagai peminta atau demander)
- Membutuhkan
tenaga kerja dari rumah tangga dalam pasar tenaga kerja ditunjukkan oleh aliran
6
- Memberikan
balas jasa berupa upah atau gaji kepada rumah tangga untuk menyejahterakan
karyawan
- Menyewa
atau menggunakan faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh rumah tangga
konsumsi untuk proses produksi
- Membutuhkan
uang tunai dan kredit sehingga masuk dalam pasar uang ditunjukkan oleh aliran 7
- Meminta
kredit dari lembaga keuangan untuk membiayai investasi mereka
- Membayar
pajak kepada pemerintah
c. Pemerintah
- Menarik
pajak dari rumah tangga dan produsen secara langsung dan tak langsung
- Menyediakan
kredit dan uang giral (sebagai supplier dalam pasar uang)
- Membelanjakan
penerimaan negara untuk membeli barang-barang kebutuhan pemerintah dalam pasar
barang ditunjukkan oleh aliran 2
- Membutuhkan
tenaga kerja dari rumah tangga dalam pasar tenaga kerja ditunjukkan oleh aliran
5
- Menyediakan
kebutuhan uang kartal bagi masyarakat didalam pasar uang (sebagai produsen)
ditunjukkan oleh aliran 13
- Membutuhkan
suplai dana dari luar negeri ditunjukkan oleh aliran 16
- Melakukan
ekspor apabila ketersediaan barang didalam negeri melebihi dan pasar luar
negeri membutuhkan barang tersebut
- Melakukan
impor dari pasar luar negeri apabila produsen tidak mampu memenuhi kebutuhan
rumah tangga
d. Kelompok
lembaga-lembaga keuangan
- Menerima
simpanan uang dari rumah tangga atau perusahaan
- Menyediakan
kredit kepada perusahaan untuk investasi
- Menyediakan
suplay uang giral untuk melakukan transaksi keuangan
- Memberikan
bunga kepada rumah tangga atas uang simpanannya
- Menyediakan
kebutuhan uang kartal bagi masyarakat (sebagai produsen di pasar uang)
ditunjukkan oleh aliran 15
e. Negara-negara
lain
- Menyediakan
kebutuhan barang impor (produsen barang) ditunjukkan oleh aliran 11
- Membeli
hasil barang ekspor negara kita (konsumen di pasar barang)
- Menyediakan
kredit untuk pemerintah dan swasta dalam negeri
- Membeli
barang di pasar barang untuk perusahaannya yang ada di dalam negeri ditunjukkan
oleh aliran 4
- Masuk
ke dalam pasar uang dalam negeri sebagai devisa (penyalur) dari luar negeri dan
peminta kredit dan uang kartal dalam negeri untuk kebutuhan cabang-cabang
perusahaannya yang ada di dalam negeri ditunjukkan oleh aliran 9
2.
Hubungan
Antar Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Perekonomian
Berdasarkan
uraian diatas dapat disimpulkan bahwa antar pelaku ekonomi sama-sama memiliki
peran penting dalam pembangunan perekonomian. Mewujudkan kesejahteraan bersama
segenap masyarakat Indonesia yang merata hingga ke pelosok. Keterkaitan
hubungan antara para pelaku ekonomi dan pemerintah sebagai pemegang kebijakan
saling tergantung di dalam membangun perekonomian yang mapan dan sinergi.
Pemerintah seharusnya mampu memberikan perlindungan bagi pelaku ekonomi untuk
bisa bersaing di era pasar globalisasi dewasa ini. Kebijakan-kebijakan yang
dibuat oleh pemerintah diharapkan dapat membantu para pelaku ekonomi agar bisa
terus beroperasi dan tidak tergerus oleh globalisasi yang berdampak buruk bagi
para pelaku ekonomi. Kemungkinan terburuk dari dampak globalisasi adalah hubungan antar pelaku ekonomi akan terganggu
dan tidak stabil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar